ALLAH HADIR DALAM SETIAP KEADAAN
Oleh, Jhon Lhaurenz Tabuni (Perantau)
Lani-Loma Menggam, 03 September 2026
Ketika saya berjalan seorang diri di tengah berbagai masalah dan tantangan, Allah menjadi Bapa yang menuntun setiap langkah saya.
Ketika saya lapar dan haus, Allah memelihara hidup saya seperti seorang ibu yang menyediakan makanan dan minuman bagi anaknya.
Ketika saya sakit, Allah menjadi Tabib yang merawat, menguatkan, dan menyembuhkan saya.
Ketika saya bingung dan tidak menemukan jalan keluar, Allah menjadi Guru yang memberi hikmat serta menunjukkan jalan yang benar.
Ketika saya berada dalam ancaman, Allah menjadi perisai yang melindungi saya.
Ketika saya lemah dan hampir terjatuh, Allah menjadi Penolong yang menopang dan membangkitkan saya kembali.
Ketika saya tidur seorang diri, Allah berjaga dan memberikan ketenangan serta rasa aman.
Ketika saya bekerja, Allah memberikan kekuatan, kemampuan, hikmat, dan keberhasilan.
Ketika kebutuhan hidup dan ekonomi terasa berat, Allah membuka jalan serta mencukupkan segala keperluan saya.
Dalam setiap keadaan, saya tidak pernah benar-benar berjalan sendirian. Allah senantiasa hadir—menuntun, memelihara, melindungi, menolong, dan mencukupkan kehidupan saya.
Allah adalah sumber kekuatan, pengharapan, dan pertolongan dalam seluruh perjalanan hidup saya.